Jumat, 15 Maret 2013

" BANK dan LEMBAGA KEUANGAN "


        Lembaga keuangan merupakan lembaga usaha yang memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara yang kegiatan utamanya berkaitan dengan bidang keuangan yaitu menghimpunkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana sebagai pinjaman kredit ke masyarakat yang membutuhkan,dengan motif mendapat keuntungan. Asset terbesar adalah asset financial. Fungsi  lembaga keuangan adalah sebagai perantara bagi pihak-pihak yang membutuhkan uang modal (pengguna modal) seperti sektor industri untuk modal investasi dengan pihak-pihak yang memiliki uang lebih (pemilik dana) seperti sektor rumah tangga yang menyimpan dalam bentuk tabungan.     

     Jika uang diibaratkan sebagai darah yang dibutuhkan untuk kehidupan ekonomi,maka lembaga keuangan adalah jantungnya karena melalui lembaga keuanganlah uang yang ada dalam perekonomian dihimpun dan dialirkan ke-sektor-sektor kegiatan yang membutuhkan. Tanpa adanya lembaga keuangan, tidak mungkin mengharapkan alokasi sumber daya keuangan yang efesien,karena pasar uang dan pasar modal tidak dapat bekerja secara efesien jadi dapat dikatakan bahwa suatu lembaga keuangan memiliki fungsi yang penting untuk meningkatkan efesiensi pasar uang dan pasar modal sehinggga dapat terjadinya pertemuan antara penawaran dan permintaan.
     Yang dialirkan dalam pasar uang modal adalah hak penggunaan/ peminjaman uang. Penawaran uang-modal berasal dari individu/institusi yang dapat menunda penggunaan uang. Misalkan: Ani yang mendapat gaji sebesar Rp5 juta per-bulan,menggunakan untuk kebutuhan hidupnya sampai mendapat gaji bulan depannya hanya Rp3 juta,sisanya Ani alihkan ke pihak lain untuk sementara waktu dalam bentuk tabungan berjangka/saham.Untuk mengalihkan penggunaan uang,Ani dapat memperoleh pendapatan bunga/deviden untuk saham. Uang  yang  disimpan akan dialirkan oleh lembaga keuangan ke pihak-pihak yang membutuhkan (permintaan) seperti perusahaan,pemerintah dan individu yang digunakan untuk investasi, produksi/konsumsi.Karena itu lembaga keuangan disebut sebagai jembatan antara penawaran dan permintaan. Motivasi usaha untuk memperoleh keuntungan.Besarnya keuntungan yang diperoleh yaitu selisih antara biaya yang dikeluarkan untuk menghimpun dana dari pemilik dengan pendapatan yang diperoleh dari pengguna dana.

Lembaga keuangan dapat dibagi menjadi dua yaitu :
1. Bank
2. Lembaga Keuangan Non-Bank

Bank

     Bank merupakan bagian dari lembaga keuangan berupa tempat di mana uang disimpan dan uang dipinjamkan.Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan karena masyarakat tersebut dapat menunda penggunaan uangnya, serta menyalurkan uang tersebut kepada masyarakat yang kekurangan uang / lebih butuh dalam bentuk kredit untuk meningkatkan tarif hidup masyarakat yang kekurangan uang tersebut. Bank sering di ibaratkan perantara antara debitor sebagai Aktiva yang merupakan sumber berupa uangnya dengan kreditor sebagai Passiva yang merupakan pengguna dari sumber berupa uang tersebut.

Fungsi Utama Bank pada umumnya sebagai berikut :

  •  Melakukan Kegiatan Funding yaitu Pengumpulan dana dari masyarakat yang memiliki uang lebih
  • Pembiayaan (mengeluarkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan karena kekurangan uang)
  • Penanggungan risiko dana masyarakat dari berbagai hal yang mungkin terjadi seperti inflasi,deflasi,hilang atau rusak.
  • Menjaga kepercayaan masyarakat

Fungsi Tambahan Bank yaitu sebagai berikut:
  •   Memberi fasilitas pengiriman uang
  •  Penggunaan Cek (pencairan cek)
  •  Memberikan garansi bank  
Selain mempunyai berberapa fungsi, bank juga memiliki tujuan antara lain sebagai berikut :
  • Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang efesien bagi nasabah seperti uang tunai,kartu kredit,tabungan,dan simpanan-simpanan lainnya.
  • Meningkatkan dana untuk kepentingan investasi dan pemanfaatan yang produktif dengan cara mengumpulkan tabungan/simpanan dana dari masyarakat yang memiliki uang lebih dan menyalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Sumber-sumber Dana Bank :
Dana dari Modal Sendiri
-      Modal yang disetor
-      Cadangan-cadangan
-      Laba yang ditahan

Dana Pinjaman dari Pihak Luar
-      Pinjaman dari Bank-bank Lain
-      Pinjaman dari Bank atau Lembaga Keuangan lain di luar negeri
-      Pinjaman dari Lembaga Keuangan Bukan Bank
-      Pinjaman dari Bank Sentral (BI)

Dana Dari Masyarakat                   
-      Giro (Demand Deposits)
-      Tabungan (Saving)
-      Deposito (Time Deposits)
                                 
  • Simpanan & Giro (Demand Deposit)
adalah simpanan yang penarikannya dapat menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindah bukuan. Simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat kepada bank dalam bentuk giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan.
  • Simpanan Tabungan (Saving Deposit)
Seperti halnya simpanan giro, simpanan tabungan juga mempunyai syarat-syarat tertentu bagi pemegangnya dan persyaratan masing-masing bank berbeda satu sama lainnya. Disamping persyaratan yang berbeda, tujuan nasabah menyimpan uang direkening tabungan juga berbeda. Dengan demikian sarana bank dalam memasarkan produknya juga berbeda dengan sesuai dengan sasarannya.
  • Simpanan Deposito (Time Deposit)
adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpanan dengan pihak peminjam.

Klasifikasi Jenis-jenis Bank
a.   Berdasarkan Fungsinya

1. Bank Sentral (Bank Indonesia)

Pengertian
Menurut UU No.3 Tahun 2004, Bank Sentral / Bank Indonesia adalah lembaga negara mempunyai wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran/sistem devisa, mengatur dan mengawasi bank serta menjalankan fungsi sebagai Leader of last resort. Di Indonesia hanya ada satu bank sentral yaitu Bank Indonesia. Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.

Tujuan Bank Indonesia
Menurut UU RI No. 3 Tahun 2004 Pasal 7, dijelaskan tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan yang dimaksud Bank Indonesia melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan, konsisten, transparan, dan harus mempertimbangkan kebijakan umum pemerintah di bidang perekonomian. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2004,Dalam menetapkan dan melaksakan kebijakan moneter untuk mencapai dan memelihara kesetabilan nilai rupiah,Bank Indonesia berwenang menetapkan sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi dengan cara sebagai berikut :
-      Operasi pasar terbuka
-      Penetapan Tingkat Diskonto
-      Penetapan Cadangan Wajib Minimum
-      Pengaturan Kredit atau Pembiayaan

Dalam mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran,Bank Indonesia berwenang :
  • Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran.
  • Mewajibkan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya.
  • Menetapkan penggunaan alat pembayaran.

     Dalam melaksakan mengatur dan mengawasi bank,Bank Indonesia menetapkan peraturan,memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank,melaksanakan pengawasan bank dan mengenakan saksi terhadap bank sesuai ketentuan perundang-undangan.

2Bank Umum

 Pengertiaan
Bank Umum adalah lembaga negara yang melaksankan kegiatan usahanya secara konvensional (prinsip syariah) dalam memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Tugas
  • Menghimpun dana dari masyarakat berupa giro,deposito      berjangka,sertifikat deposito,tabungan dll
  • Menyalurkan pinjaman (kredit)
  • Menerbitkan surat pengakuaan utang
  • Menjamin atas risiko sendiri/untuk kepentingan dan atas perintah nasabah. misalnya:Wesel,SBI,Obligasi,dll

 Fungsi Bank Umum :
  • Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efesien dalam kegiatan ekonomi
  •  Menciptakan uang giral
  • Mengumpulkan dana dan menyalurkan kepada masyarakat
  • Menawarkan jasa-jasa perbankan

3.  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Pengertian
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang melaksankan kegiatan usahanya secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Tugas
  • Menghimpun dana dari masyarakat berupa giro,deposito berjangka,sertifikat deposito,tabungan dll
  • Memberikan kredit kepada masyarakat yang memerlukan.
  • Menyediakan Pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuaan yang ditetapkan oleh peraturan pemerintah.
  • Menempatkan dananya dalam bentuk sertifikat Bank Indonesia (SBI) deposito berjangka,sertifikat deposito dan pada bank lain.
  Larangan yang tidak boleh dilakukan oleh Bank Perkreditan Rakyat sebagai berikut:
  •  Menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran.
  • Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing
  • Melakukan penyertaan modal
  • Melakukan usaha perasuransian
  • Melakukan kegiatan lain diluar usaha yang telah digariskan oleh undang-undang.
                          
4.  Bank Syariah

Pengertiaan
Bank Syariah adalah bank yang melakasakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah yang kegiatan nya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.Prinsip bank syariah adalah mengutamakan kebersamaan dalam menjalankan usaha untuk antara pihak bank sebagai pemodal dengan pihak yang menjamin dana atau pelaku usaha operasional.

Tujuan
  •  Memenuhi kebutuhan masyarakat yang menggunakan prinsip syariah.
  • Meningkatkan mobilisasi dana masyarakat yang belum terserap dalam sistem perbankan yang ada.
  • Meningkatkan ketahanan sisitem perbankan yang ada.
  • Menyediakan  sarana bagi investor internasional untuk melaksakan pembiayaan dan trasaksi keuangan dengan menggunakan prinsip syariah.
     Dalam kegiatan operasional nya bank syariah tidak lepas dari visi dan misi.Misi nya adalah mewujudkan iklim yang kondusif untuk mengembangkan perbankan syariah yang sehat dan istiqomah terhadap prinsip-prinsip syariah.Sedangkan Visi adalah menggerakkan sektor riil melalui kegiatan pembiayaan berbasis ekuitas dalam kerangka umat.

LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK
Pengertian :
     Lembaga keuangan bukan bank merupakan lembaga keuangan yang memberikan jasa-jasa keuangan dan menarik dana dari masyarakat secara tidak langsung (non depository). Lembaga Keuangan Bukan Bank adalah badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan, secara langsung ataupun tidak langsung, menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat untuk kegiatan produktif. Lembaga keuangan bukan bank terdiri dari beberapa jenis, yaitu lembaga pembiayaan yang terdiri dari sewa guna usaha (leasing), factoring, pembiayaan konsumen dan kartu kredit, perusahaan perasuransian yang diantaranya asuransi keuangan dan asuransi jiwa serta reasuransi, dana pensiun yang terdiri dari dana pensiun pemberi kredit dan dana pensiun lembaga keuangan, dana perusahaan efek, reksadana, perusahaan penjamin, perusahaan modal ventura dan pegadaian.

Usaha – Usaha yang dilakukan LKBB antara lain :
  • Menghimpun dana dengan jalan mengeluarkan kertas berharga
  • Sebagai perantara untuk mendapatkan kompanyon ( dukungan dalam bentuk dana ) dalam   usaha patungan
  • Perantara untuk mendapatkan tenaga ahli

Peran – peran LKBB antara lain :
- Membantu dunia usaha dalam meningkatkan produktivitas barang / jasa
- Memperlancar distribusi barang
- Mendorong terbukanya lapangan pekerjaan

Jenis – Jenis Lembaga Keuangan Bukan Bank :

1.    Perusahaan Asuransi
Perusahaan yang memberikan jasa-jasa dalam penanggulangan resiko atas kerugian, kehilangan manfaat, dan tanggung jawab hukum pada  pihak  ketiga karena peristiwa ketidakpastian. Produk dari perusahaan asuransi ialah jasa perlindungan keuangan untuk menghadapi kemungkinan yang kurang menguntungkan seperti kecelakaan, sakit, kebakaran, kerusuhan, atau kematian.
Contoh asuransi ialah sebagai berikut :
  1. Asuransi jiwa adalah sebuah janji dari perusahaan asuransi kepada nasabahnya bahwa apabila si nasabah mengalami risiko kematian dalam hidupnya, perusahaan asuransi akan memberikan santunan sejumlah uang tertentu kepada ahli waris dari nasabah tersebut. Tujuannya agar pihak yang ditinggalkan tidak mengalami kesulitan dalam membayar biaya hidupnya.
  2. Asuransi kesehatan adalah sebuah janji dari perusahaan asuransi kepada nasabahnya apabila si nasabah mengalami risiko yang berhubungan dengan kesehatannya, seperti sakit sehingga harus dirawat inap, diobati atau dioperasi, perusahaan asuransi akan memberikan penggantian sejumlah uang kepada si nasabah tersebut. Dengan mengambil asuransi kesehatan, di harapkan seseorang dapat mengatasi persoalan mahalnya biaya-biaya kesehatan saat ini.

Keuntungan Asuransi
Bagi Pemilik Asuransi : 
  • keuntungan dari premi yang dibayar nasabah
  • keuntungan dari hasil penyertaan modal ke perusahaan lain
  • keuntungan dari hasil bunga investasi surat-surat berharga

Bagi Nasabah : 
  • memberi rasa aman
  •  merupakan simpanan yang pada saat jatuh tempo dapat ditarik lagi.
  • terhindar dari resiko kerugian.
  • memperoleh penghasilan di masa datang.
  • memperoleh penggantian akibat kerugian kerusakan atau kehilangan.


2. Perusahaan Dana Pensiun
Badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun. Perusahaan Dana Pensiun menawarkan jasa persiapan dana pensiun. Pensiun biasanya diberikan untuk pegawai negeri, sedangkan perusahaan swasta tidak memberikan pensiun bagi karyawannya. Mengikuti Perusahaan Dana Pensiun merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan masa depan ketika seseorang tidak lagi bekerja. Uang tersebut akan dikelola dan diinvestasikan oleh Perusahaan Dana Pensiun. Apabila masa pensiun tiba, anggota Perusahaan Dana Pensiun akan menerima pembayaran pensiun secara berkala dari perusahaan Dana Pensiun.
Manfaat Perusahaan Dana Pensiun :
  • Bagi perekonomian nasional : dana yang dihimpun dari iuran peserta dapat sebagai modal bagi dunia usaha
  • Bagi peserta : dana pensiun akan memberi jaminan pendapatan di hari tua

Manfaat bagi perusahaan :
  • Loyalitas
  • Kewajiban moral
  • Kompetisi pasar tenaga kerja
Manfaat bagi karyawan :
  • Rasa aman
  • Kompensasi yang lebih baik


3. Koperasi Simpan Pinjam
Bertugas menghimpun dana dari masyarakat dan meminjamkan kembali kepada anggota atau masyarakat.
Modal Koperasi 
  • Simpanan Pokok   : dibayar sekali pada awal menjadi anggota.
  • Simpanan Wajib   : dibayar selama menjadi anggota dengan jangka waktu tertentu sesuai keputusan rapat anggota.
  • Simpanan Sukarela : dibayar dalam jangka waktu yang tidak ditentukan.

Landasan Koperasi :                                                       
1. Landasan Idiil : Pancasila
2. Landasan Struktural : UUD 1945 pasal 33 ayat 1
3. Landasan Operasional : UU no 25 tahun 1992
4. Landasan Mental : kesetiakawanan dan kesadaran
Keuntungan :
  • Tidak memakai jaminan
  •  Angoota terhindar dari rentenir
  • Akhir tahun memperoleh SHU


4. Bursa Efek / Pasar Modal 
adalah tempat jual beli surat-surat berharga seperti :
  1. Saham    : surat berharga dimana pemiliknya merupakan pemilik perusahaan
  2. Obligasi : surat berharga yang merupakan instrumen utama perusahaan. Pemiliknya    bukan merupakan pemilik perusahaan

Keuntungan pasar modal :
  • Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang untuk dunia usaha.
  • Sarana untuk mengalokasikan sumber dana secara optimal bagi investor.
  • Memungkinkan adanya upaya diversifikasi.

Kelemahan pasar modal :
  • Mekanisme pasar modal yang cukup rumit menyulitkan pihak-pihak tertentu yang  akan terlibat  di dalamnya.
  • Saham pasar modal bersifat spekulatif sehingga dapat merugikan pihak tertentu.
  • Jika kurs tidak stabil, maka harga saham ikut terpengaruh.

Manfaat bagi Investor :
  • Memperoleh deviden bagi pemegang saham
  • Memperoleh capital gain jika ada kenaikan harga saham
  • Memperoleh bunga bagi pemegang obligasi
  • Mempunyai hak suara dalam RUPS
  • Dapat dengan mudah mengganti instrumen investasi

Manfaat bagi Emiten :        
  • Mendapatkan dana yang lebih besar
  • Perusahaan dapat lebih fleksibel dalam mengolah dana
  • Memperkecil ketergantungan terhadap bank
  • Besar kecilnya deviden tergantung besar kecilnya keuntungan
  • Tidak ada kewajiban yang terikat sebagai jaminan
Manfaat bagi Pemerintah :                  
  • Membantu pemerintah dalam mendorong perkembangan pembangunan
  • Membantu pemerintah dalam mendorong kegiatan investasi
  • Membantu pemerintah dalam menciptakan kesempatan kerja


5. Perusahaan Anjak Piutang
Badan Usaha yang melakukan kegiatan  pembiayaan dalam bentuk pembelian atau pengalihan serta pengurusan piutang.
Manfaat bagi klien :
  • Peningkatan penjualan.
  • Kelancaran modal kerja.
  • Memudahkan penagihan hutang.
  • Efisiensi usaha.

Manfaat bagi faktor :
  • Fee dari klien.

Manfaat bagi customer :
  • Kesempatan untuk membeli secara kredit.
  • Pelayanan penjualan yang lebh baik.


6. Perusahaan Modal Ventura
Modal ventura adalah suatu pembiayaan oleh suatu perusahaan kepada suatu perusahaan pasangan usahanya yang prinsip pembiayaannya adalah penyertaan modal. Perusahan yang menerima penyertaan modal dinamakan Investee Company dan yang melakukan penyertaan modal dinamakan perusahaan Ventura. Bentuk pembiayaannya tidak semata penyertaan tapi juga obligasi dan pinjaman yang bersifat khusus dengan syarat pengembalian dan balas jasa yang lebih lunak.
Keunggulan Modal Ventura :
  • Sumber dana bagi perusahaan baru.
  • Adanya penyertaan manajemen.
  • Keperdulian yang tinggi dari perusahaan modal Ventura.
  • Dengan adanya penyertaan modal,PPU dapat mencari bantuan modal dalam bentuk lain.
  • MV menaikkan pamor PPU.
  • PPU mendapat mitra baru yang dimiliki perusahaan modal ventura.
  • Mendukung usaha kecil yg berpotensi berkembang dan memperluas kesempatan kerja.

Kelemahan modal ventura :
  • Jangka waktu pembiayaan yang relatif panjang
  • Terlalu selektifnya perusahaan modal ventura dalam mencari perusahaan pasangan usaha
  • Kontrol manajemen perusahaan pasangan usaha dapat diambil alih oleh perusahaan modal ventura apabila menunjukan gejala kegagalan.

Manfaat modal ventura :                              
  • Keberhasilan Usaha Meningkat
  •  Efisiensi dalam Pendistribusian Barang
  • Menigkatkan Bank-abilitas perusahaan
  • Pemanfaatan Dana Perusahaan Menigkat
  • Likuiditas Menigkat


7. Pegadaian
Suatu usaha yang memberikan pinjaman bagi nasabah dengan jaminan barang bergerak. 
Tujuan Pegadaian :
  • Mencegah praktik ijon, riba, dan pinjaman tidak wajar
  • Turut melaksanakan dan menunjang pelaksanaan kebijakan program pemerintah di bidang ekonomi.


8. Perusahaan Sewa Guna / Leasing 
Pembelian secara angsuran, namun sebelum angsurannya selesai (lunas), hak barang yang diperjualbelikan masih dimiliki oleh penjual. Namun demikian, begitu kontrak leasing ditandatangani, segala fasilitas dan kegunaan barang tersebut boleh digunakan oleh pembeli.
Menurut  keputusan Mentri keuangan, No. 1169/KMK.01/1991 tertanggal 21November 1991 tentang    kegiatan leasing atau sewa guna usaha, leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal baik secara leasing dengan hak opsi maupun leasing tanpa hak opsi untuk  digunakan oleh lessee (pihak yang memperoleh pembiayaan barang modal dari lessor pemberi jasa   pembiayaan) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran  berkala.

Manfaat Leasing :
  • Menghemat modal
  • Diversifikasi sumber-sumber pembiayaan
  • Persyaratan lebih mudah dan fleksibel
  • Biaya lebih murah


Referensi :

Rahardja Prathama , Pengantar Ilmu Ekonomi (Mikroekonomi & Makroekonomi) , Edisi ketiga , Mandala Manurung. - Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia , 2008. 
http://wahyu410.wordpress.com/2012/03/20/lembaga-keuangan-bukan-bank/
http://id.shvoong.com/business-management/investing/2077020-pengertian-lembaga-keuangan-bukan-bank/



Jumat, 02 November 2012

ANALISIS INDEX PRICE AND INFLATION OF RICE AND COFFEE


ANALISIS INDEX PRICE AND INFLATION OF RICE

table 1

table 2
ANALISIS :
Berdasarkan table diatas terlihat bahwa indeks harga konsumen rata-rata hampir mengalami peningkatan. Indeks Harga konsumen adalah rata-rata dari barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga (household). Beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Oleh karena itu permintaan untuk mengkonsumsi beras selalu mengalami peningkatan. Meskipun harga beras terus mengalami kenaikan.  Dilihat dari GDP Deflator juga menunjukkan bahwa jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun terus meningkat. Hal ini dibuktikan dari data selama periode 2000-2010. Meningkatnya CPI dan GDP Deflator mempengaruhi tingkat inflasi. Inflasi terjadi karena adanya jumlah uang yang beredar atau suatu barang dan jasa mengalami kenaikan permintaan secara terus-menerus. Hal ini bisa dilihat pada perbandingan harga di tahun 2000 harga beras hanya Rp 2624,- per kg. sedangkan pada tahun 2010 harga beras sudah melonjak mencapai Rp. 7601,- per kg. jika tidak diantisipasi oleh pemerintah dikhawatirkan harga beras akan terus melunjak, sehingga masyarakat kurang mampu menjadi tidak bisa membelinya. 

 COFFEE (KOPI)

 Tabel 1

 Tabel 2

Kurva
ANALISIS:
Berdasarkan table data diatas menunjukan bahwa indeks harga konsumen rata-rata menunjukkan peningkatan walalupun tidak stabil pada tahun-tahun tertentu. Indeks Harga Konsumen adalah jumlah rata-rata barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga (household). Kopi bukan merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Oleh karena itu permintaan akan kopi rata-rata menjadi tidak stabil. Terkadang mengalami peningkatan dan penurunan. Hal ini dapat dilihat dari table data tahun 1995-2005 dimana CPI kopi pada tahun 1995-1997 mengalami peningkatan, lalu terjadi penurunan pada tahun 1998-2001. Kemudian meningkat kembali pada tahun 2002-2005. Dilihat dari GDP deflator juga bahwajumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun tidak stabil. Tidak stabilnya CPI Dan GDP mempengaruhi tingkat inlasi Inflasi terjadi karena adanya jumlah uang yang beredar atau suatu barang dan jasa mengalami kenaikan permintaan secara terus-menerus Namun karena permintaan yang tidak stabil, harga kopi pun menjadi tidak stabil pula.


Kamis, 01 November 2012

TUGAS 1 STATISTIKA


1.     Mengapa seorang akuntan perlu mempelajari Statistika,Peran Statistika dalam mempelajari Bidang Akuntansi?
Seorang Akuntan perlu mempelajari Ilmu Statistika karena Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data atau ilmu yang berusaha untuk mencoba mengolah data untuk mendapatkan manfaat berupa keputusan dalam kehidupan. Penggunaan Statistika tidak diragukan lagi perananya terutama dalam lembaga bisnis perusahaan.Dalam berapa jumlah pengeluaran perusahaan yang diesuaikan dengen pendapatan perusahaan,statistika juga dapat mengetimasi dan meramalkan segala bentuk aktifitas-aktifitas perusahaan sehingga mempermudah dalam pengambilan  keputusan.Dengan menggunakan  Statistika dapat mempelajari cara menangani dan meringkas atau mengumpulkan hasil perkembangan suatu perusahaan atau keuangan.contoh nya dengan statistik produksi, statistik penghasilan, statistik perdagangan, statistik keuangan, statistik harga, statistik perusahaan, statistik perbankan, dll yang penyajiannya bisa berupa tabel atau daftar, sering disertai diagram atau grafik dan keterangan-keterangan lain seperlunya. Berbagai keputusan yang diambil oleh seorang akuntan seperti kondisi keuangan, likuiditas dan persediaan didasarkan pada analisis ratio keuangan. Metode statistik dapat diterapkan dalam analisis berupa data rasio keuangan sehingga secara statistik dapat menunjukkan bahwa rasio keuangan untuk beberapa perusahaan dapat dinilai secara berbeda dengan perusahaan lain.
Peran Statistika dalam Bidang Akuntansi:
o   Penentuan standar audit arang dan jasa
o   Penentuan depresiasi dan apresiasi bararang dan jasa
o   Analisis rasio keuangan perusahaan
o   Potensi peluang kenaikan,penurunan harga saham,suku bunga dan reksadan
o   Tingkat pengembalian investasi berapa sektor ekonomi
o   Analisis pertumbuhan laba,cadangan  usaha
o   Analisis resiko di setiap usaha
o   Statistik juga memiliki peran yang tidak kalah penting dalam ilmu ekonomi, terutama berkaitan dengan pengumpulan data-data dari berbagai aspek dan sektor dalam suatu perekonomian.
o   Untuk proses pengumpulan data, dapat digunakan berbagai macam metode statistik. Data-data tersebut misalnya mengenai perkembangan harga, perkembangan permintaan, laju inflasi, suku bunga, tingkat produksi nasional dan lain-lain. Di samping itu, statistik juga memberikan sumbangan yang penting dalam analisis teori ekonomi.
o   Dengan statistik kita dapat menguji dan meneliti berbagai pandangan yang dikemukakan dalam teori-teori ekonomi. Misalnya, sesuai dengan hukum permintaan, apabila harga naik menyebabkan permintaan terhadap barang tersebut turun dan sebaliknya dengan asumsi ceteris paribus.
o   Statistik akan membantu proses pengumpulan data mengenai perkembangan harga dan perkembangan permintaan. Bila ternyata setelah di lakukan pengolahan data dan diuji hasilnya berbeda dengan hukum yang berlaku maka kita harus meneliti faktor-faktor lain yang berpengaruh,di mana pada saat uji pertama dianggap konstan.
2.    Kumpulan contoh Kasus,Anekdot,Karikatur mengenai sisi Humoristik Statistika ?
Contoh :    
Tiga orang profesor, satu profesor fisika, satu profesor kimia dan satu orang profesor statistik terjebak dalam sebuah kebakaran di sebuah gedung. Dalam kondisi yang panik, profesor fisika berkata:
"Aku tahu apa yang harus kita lakukan. Kita harus mendinginkan material yang sedang terbakar sampai di bawah titik bakarnya. Dengan demikian, materi tersebut menjadi tidak terbakar dan kita selamat"
"Tidak," kata profesor kimia,"yang paling tepat kita lakukan adalah menghalangi suplay oksigen ke dalam api, sehingga api tersebut akan kehabisan energi untuk terbakar dan kita akan selamat."
Ketika dua orang profesor tersebut sibuk berdebat tentang hal itu, profesor statistik sibuk berpindah tempat dari satu titik api ke titik api yang lain. Kedua profesor yang lain bertanya:
"Apa yang sedang kamu lakukan? Itu sangat berbahaya!"
Profesor statistik menjawab:
"Saya sedang mencari sampel yang layak untuk dianalisis dan menentukan solusi yang tepat untuk menyelamatkan kita berdasarkan data yang ada!"
Humor Statistik: Dilema Mahasiswa Statistika
Seorang mahasiswa dipanggil seorang dosen statistik karena tidak pernah mengikuti mata kuliahnya. Sang dosen berusaha untuk bersikap sabar dan dengan nada ramah menanyakan alasan mahasiswa tersebut.

Mahasiswa: Saya tidak masuk karena materi dan gaya penyampaian Bapak membosankan, sehingga membuat saya mengantuk.

Dosen: (berusaha untuk tetap sabar). Lalu mengapa Saudara tidak datang dan tidur saja? Sekedar memenuhi persyaratan kehadiran.

Mahasiswa: Suara Bapak sangat keras, sehingga membuat saya tidak bisa tidur!

Dosen: !@#$%$##@!@#$%&
Contoh Karikatur:








Sumber:
akuntansi.html